Kuliner Bakso Titoti, Bakso Asli Wonogiri




Bakso merupakan salah satu makanan yang unik, dengan menggunakan daging olahan yang dicincang dan dibentuk seperti bola. Konon penemu Bakso pertama kali adalah orang bernama Meng Bo, yang hidup di negeri Cina kota Fuzhou pada awal abad ke 17 atau pada akhir masa dinasti Ming. Istilah Bakso sendiri berasal dari kata "Bak- So" yang secar harfiah dalam bahasa Hokkien artinya adalah daging giling. Untuk di Indonesia sendiri, belum dapat dipastikan penemunya, namun diyakini Bakso merupakan salahsatu makanan yang diakulturasi dari budaya Cina, dari rakyat cina yang menetap di Indonseia ratusan tahun yang lalu.


Bakso Titoti adalah salahsatu kedai bakso yang sudah cukup lama melegenda. Berjualan sejak tahun 1971, awalnya pemiliknya Baksi Titoti hanya ikut orang untuk berjualan Bakso di Jakarta. Akhirnya pada tahun 1987 mulai membuka kedai Bakso di daerah kota Bambu Jakarta Barat (sebelumnya berjualan dengan cara dipikul dan dengan gerobak dorong). Akhirnya dengan kerja keras dan ketekunan serta dedikasinya untuk menjaga kualitas, saat ini Bakso Titoti memiliki lebih dari 14 cabang.

Pemilik Bakso Titoni yang legendaris ini adalah Pak Slamet Triyanto yang asli Wonogiri. Nama Titoti sendiri diambil dari nama anak anak dari Pak Slamet ini, yaitu  Nuryanti, Hertanto, dan Dian Susanti. "Saat pertama kali membuka warung bakso, anak saya baru tiga itu," ujarnya.

 

Salah satu cabang Bakso Titoti di Jl Pasar Minggu menghabiskan 15 kg daging sapi setiap harinya. Dalam penyajiannya, satu mangkok baso Titoti dilengkapi dengan tahu Bakso khas Wonogiri, tetelan sapi, mie bihun dan mie kuning serta daun bawang sebagai penyedap. Pilihan jenis Baksonya pun beragam, mulai dari Bakso Urat, Bakso Telur dan Bakso kecil kecil.


Selain dari menu Bakso, ada juga menu andalan disini adalah Mie Ayam. Tenang saja, menikmati Mie Ayam disini bisa juga ditemani dengan Bakso Titoti yang enak itu. Kuah dalam Mie Ayam sengaja dibuat tidak banyak, supaya dapat dikombinasikan dengan bakso kuah yang disajikan dalam mangkok terpisah.


Harga dari Bakso Titoti sendiri cukup terjangkau, bisa dinikmati mulai dari kalangan mahasiswa sampai dengan pejabat pemerintahan pun banyak yang menjadi pelanggannya. Kunci dari kualitas Bakso Titoti adalah hanya menggunakan daging sapi sepenuhnya, dan dengan tambahan putih telur sebagai adonannya. Tekstur yang lembut dan sedikit kenyal merupakan kualitas yang selalu dijaga oleh Bakso Titoti. Sedangkan Bakso Uratnya, walaupun teksturnya terlihat kasar, ternyata lembut rasanya dimulut.


Berikut ini Daftar alamat Bakso Titoti di Jakarta dan sekitarnya:
  1. Jl. Kebon Jeruk Raya No. 44 (depan SMPN 75) Jakarta Barat. Telepon: 021-5483990
  2. Jl. Raya Pasar Minggu Jakarta Selatan, Sebelah Makam Pahlawan Kalibata Jakarta Selatan
  3. Jl. KH Asahari, Pinang Ciledug Tangerang
  4. Jl. Arya Putra, Kedaung Ciputat Tangerang
  5. Jl Rawa buntu No 18 BSD Serpong
  6. Jl Serang KM 14 Cikupa Tangerang
  7. Jl Raya Parung Bogor No 108 Parung - Bogor
Cabang lainnya  berada di Wonogiri sejumlah 2 cabang dan Solo 2 cabang serta di Sragen 1 cabang.


 Kuliner Indonesia Lainnya:
  1. Lontong Sayur Padang Dipatiukur Bandung
  2. Bebek Dower, kualitas Dunia
  3. Sea Food 68 Jakarta
  4. Sumsum Kambing Djono Pejompongan



 Salam Travel Indonesia


Penasaran untuk menikmatinya? Coba datang ke salah satu lokasinya yang berada di Jl Pasar Minggu Jakarta Selatan:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel