Museum Linggarjati, Bukti Sejarah Perjalanan Terbentuknya NKRI

Linggarjati adalah sebuah desa di kecamatan Cilimus, Kuningan yang terletak di kaki Gunung Ceremai, antara kota Cirebon dan Kuningan. Menurut Sunan Kalijaga kawasan ini disebut "Linggajati" karena merupakan tempat linggih (lingga) Sunan Gunung Jati.

Disini tadinya hanya sebuah desa yang mungkin tidak dikenal oleh masyarakat, sampai ada sebuah sejarah yang muncul dari Desa ini, yaitu perundingan antara Indonesia dan Belanda di Linggarjati, Jawa Barat yang menghasilkan persetujuan mengenai status kemerdekaan Indonesia. Hasil perundingan ini ditandatangani di Istana Merdeka Jakarta pada 15 November 1946 dan ditandatangani secara sah oleh kedua negara pada 25 Maret 1947.

Perundingan ini merupakan lanjutan dari pertemuan diselenggarakan di Istana Negara dan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56. Dalam perundingan itu pihak Indonesia dipimpin Sutan Syahrir dan pihak Belanda oleh Pro. Schermerhorn, dengan perantaraan diplomat Inggris, Lord Killearn.

hasil perundingan:

  1. Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia atas Jawa, Madura, dan Sumatra.
  2. Akan dibentuk negara federal dengan nama Indonesia Serikat yang salah satu negara bagiannya adalah Republik Indonesia
  3. Dibentuk Uni Indonesia-Belanda dengan ratu Belanda sebagai kepala uni
  4. Pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Uni Indonesia-Belanda sebelum tanggal 1 Januari 1949
 

This photo of Museum of the Linggarjati Negotiations is courtesy of TripAdvisor

Suasana asri Museum linggarjati dahulunya merupakan bangunan yang telah beralih fungsi dari tahun ketahun.
  1. Pada tahun 1918 gedung ini hanya berupa sebuah gubuk milik Ibu Jasitem yang kemudian diperisteri oleh Tuan dari Tersana, seorang Belanda. 
  2. Tahun 1921 dirombak dan dibangun setengah tembok dan dijual kepada van Oos Dome (van Oostdom?). 
  3. Tahun 1930 diperbaiki menjadi rumah tinggal keluarganya. Tahun 1935 dikontrak oleh van Hetker (van Heeker?) yang merombaknya lagi menjadi Hotel Rustoord (Rusttour?).
  4. Tahun 1942 direbut oleh Jepang dan diubah menjadi Hokai Ryokai (Hokai Ryokan?). 
  5. Tahun 1945 direbut oleh pejuang kita untuk markas BKR dan diubah namanya menjadi Hotel Merdeka. 
  6. Tahun 1946 di Hotel Merdeka berlangsung Perundingan Linggarjati. 
  7. Tahun 1948 untuk markas tentara Kolonial Belanda. 
  8. Tahun 1949 dikosongkan. 
  9. Tahun 1950-1975 untuk Sekolah Dasar Linggarjati I. 
  10. Kemudian, tahun 1977-1979 bangunan yang sudah bobrok itu dipugar oleh pemerintah kemudian dijadikan sebagai muesum memorial.






Museum Perundingan Linggajati  berdiri di atas areal seluas sekitar 24.500 meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 1.800 meter persegi. Bangunan tersebut terdiri atas: ruang sidang, ruang sekretaris, kamar tidur Lord Killearn, ruang pertemuan Presiden Soekarno dan Lord Killearn, kamar tidur delegasi Belanda, kamar tidur delegasi Indonesia, ruang makan, kamar mandi/WC, ruang setrika, gudang, bangunan paviliun, dan garasi.










Keadaan didalam Museum dibuat sedemikian rupa, hingga menyerupai keadaan waktu terjadinya perjanjian linggarjati. Sayangnya, pembuatan Museum ini agak terlambat, dan bangunan ini sebelumnya telah mengalami pergantian fungsi berkali kali.Banyak barang barang asli yang ada di tempat ini sebelumnya telah hilang. Oleh karena itu, dibuat replika nya untuk menyerupai keadaan awal di tahun 1946 ketika masih menjadi Hotel Merdeka.

Museum ini dikelola oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan, balai pelestarian cagar budaya. Jika anda datang kesini, tenang saja, ada petugas yang siap menerangan sejarah mengenai museum linggarjati ini.Harga tiket masuknya sangat terjangkau, yaitu 2 ribu rupiah saja per orang.

Tips: ketahui jadwal museum ini sebelum datang kesini.

Museum Linggarjati ini dibuka untuk umum dan dapat dikunjungi setiap hari. Berikut jadwal buka Museum Linggarjati : Senin-Jumat dari jam 07.00-15.00 WIB dan Sabtu-Minggu dari jam 08.00-17.00 WIB.

Salam Wisata Indonesia

Lokasi Museum Linggarjati

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel